Dalil Sunnah: 7.HR. Ahmad

Pasang Iklan Hanya Rp. 50.000

Promo

  • Kurma Ajwa
  • 350.000
  • 180.000
  • 100.000

Hot

Post Top Ad

Order WA Kurma Ajwa Aliya Madinah
Showing posts with label 7.HR. Ahmad. Show all posts
Showing posts with label 7.HR. Ahmad. Show all posts

Saturday, August 22, 2020

Tiga Catatan Dosa Pada Hari Kiamat

5:09 AM 0
Dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah bersabda :

عِندَ اللهِ يَومَ القِيَامَةِ ثَلَاثَةُ دَوَاوِين؛ دِيْوَانٌ لَا يَغْفِرُ اللَّهُ مِنْهُ شَيْئًا وَهُوَ الشِّرْكُ بِااللَّه ثُمَّ قَرَأَ : إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ – النساء: ٤٨ – دِيْوَانٌ لَا يَتْرُكُ اللَّهُ مِنْهُ شَيْئًا وَهُوَ مَظَالِمُ العِبَادِ بَعْضُهُمْ بَعْضًا، وَدِيْوَانٌ لَا يَعْبَأُ اللَّهُ بِهِ وَهُوَ ظُلْمُ العَبْدِ نَفْسَهُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ رَبِّهِ

“Di sisi Allah pada hari kiamat nanti ada tiga catatan dosa; 

Catatan dosa yang tidak akan diampuni Allah sedikit pun yaitu dosa syirik. Kemudian beliau membaca (firman Allah):’Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik.’ (An-Nisa’: 48,116). 

Catatan dosa yang tidak akan dibiarkan begitu saja oleh Allah, yaitu kezaliman seorang kepada orang lain. 

Catatan dosa yang tidak dipedulikan oleh Allah (jika Allah berkehendak maka Allah akan mengampuninya), yaitu kezaliman seorang terhadap dirinya sendiri, dosa antara dia dengan Rabbnya.” 

(HR. Ahmad 6/240)

Dosa terbagi dua.

Pertama, yang bisa membatalkan tauhid, seperti kesyirikan dan kekafiran.

Kedua, yang mengurangi kesempurnaan tauhid, yakni semua dosa kecuali kesyirikan serta kekafiran

Buat Catatan Terenkripsi Dengan Aplikasi IO Notes Untuk Android ...
Read More

Tuesday, March 10, 2020

Wabah Penyakit Adalah Sebuah Adzab

7:35 PM 0
حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ أَحْمَدُ بْنُ عَمْرٍو وَحَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى قَالَا أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي عَامِرُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ هَذَا الْوَجَعَ أَوْ السَّقَمَ رِجْزٌ عُذِّبَ بِهِ بَعْضُ الْأُمَمِ قَبْلَكُمْ ثُمَّ بَقِيَ بَعْدُ بِالْأَرْضِ فَيَذْهَبُ الْمَرَّةَ وَيَأْتِي الْأُخْرَى فَمَنْ سَمِعَ بِهِ بِأَرْضٍ فَلَا يَقْدَمَنَّ عَلَيْهِ وَمَنْ وَقَعَ بِأَرْضٍ وَهُوَ بِهَا فَلَا يُخْرِجَنَّهُ الْفِرَارُ مِنْهُ و حَدَّثَنَاه أَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ يَعْنِي ابْنَ زِيَادٍ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ بِإِسْنَادِ يُونُسَ نَحْوَ حَدِيثِهِ


Telah menceritakan kepadaku Abu Ath Thahir Ahmad bin 'Amru dan Harmalah bin Yahya keduanya berkata: 
Telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb: 
Telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab: 
Telah mengabarkan kepadaku 'Amir bin Sa'd dari Usamah bin Zaid dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: 

"Wabah penyakit ini adalah sebuah adzab, yang dengannya Allah membinasakan sebagian ummat sebelum kalian dan sisanya masih ada dimuka bumi, terkadang datang dan terkadang pergi. 

Bila terdengar ada di suatu tempat maka janganlah kalian mendatanginya. Dan bila terjadi di suatu tempat sedangkan dia ada di situ maka janganlah kalian menyuruhnya keluar dari tempat itu." 

Dan telah menceritakannya kepada kami Abu Kamil Al Jahdari: 
Telah menceritakan kepada kami 'Abdul Wahid yaitu Ibnu Ziyad: 
Telah menceritakan kepada kami Ma'mar dari Az Zuhri melalui jalur Yunus dengan Hadits yang serupa.

Shahih Muslim 4112,Musnad Ahmad 20756


Telah bercerita kepada kami Abdur Razzaq telah bercerita kepada kami Ma'mar dari Az Zuhri dari Amir bin Sa'ad bin Abi Waqqash dari Usamah bin Zaid, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Wabah penyakit ini adalah kotoran, dengannya Allah membinasakan ummat sebelum kalian dan sisanya masih ada dimuka bumi, terkadang datang dan terkadang pergi. Bila terjadi disuatu tempat maka janganlah kalian meninggalkannya dan bila kalian mendengar terjadi disuatu tempat janganlah kalian mendatanginya." Telah bercerita kepada kami Abu Al Yaman telah bercerita kepada kami Syu'aib dari Az Zuhri, telah mengabarkan kepadaku Amir bin Sa'ad bin Abi Waqqash bahwa ia mendengar Usamah bin Zaid bercerita kepada Sa'ad bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyebut wabah penyakit tersebut, dan ia menyebutkan hadits ini.

Musnad Ahmad 20806,20817

Image result for dalil wabah
Read More

Monday, November 18, 2019

Sebaik-Baik Orang Yang Berbuat Kesalahan Adalah Yang Bertaubat

6:11 PM 0
Setiap anak Adam pasti pernah berbuat dosa dan yang terbaik dari mereka adalah yang bertaubat kepada Allâh Subhanahu wa Ta’ala , sebagaimana sabda Rasûlullâh Shalllallahu ‘alaihi wa sallam :

كُلُّ بَنِى آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِيْنَ التَّوَّابُوْنَ

Setiap anak Adam pasti berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang bertaubat.

Hasan: HR. Ahmad (III/198); at-Tirmidzi (no. 2499); Ibnu Majah (no. 4251) dan al-Hakim (IV/244), dari Sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu anhu. Lihat Shahîh al-Jâmi’ish Shaghîr (no. 4515)

Image result for salah taubat
Read More

Wednesday, October 23, 2019

Mohon Ampun Kepada-Nya Setiap Hari Sebanyak 100 Kali.

11:19 PM 0
قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: يَا أَيُّهَا النَّاسُ، تُوْبُوْا إِلَى اللهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ، فَإِنِّيْ أَتُوْبُ إِلَى اللهِ وَأَسْتَغْفِرُهُ فِي كُلِّ يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ

Rasûlullâh Shalllallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘“Wahai sekalian manusia, bertaubatlah kalian kepada Allâh dan mintalah ampun kepada-Nya, karena sesungguhnya aku bertaubat kepada Allâh dan minta ampun kepada-Nya setiap hari sebanyak seratus kali.’”

Shahih, diriwayatkan oleh imam Ahmad (IV/260-261 dan V/411) dan ath-Thabrani dalam al-Mu’jamul Kabir (I/301-302, no. 886).

Hadits ini juga diriwayatkan oleh imam Muslim (no. 2702), Ahmad (IV/211), Abu Dawud (no. 1515), ath-Thabrani dalam al-Mu’jamul Kabîr (no. 883) dan al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah (no. 1288). Hadits ini dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilah al-Ahâdîts ash-Shahîhah (no. 1452).


Image result for mohon ampun 100 kali
Read More

Tuesday, October 22, 2019

Shalat Tidak Sah Jika Tidak Thuma`ninah

8:07 AM 0
عَنْ أَبِـيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : أَنَّ رَجُلًا دَخَلَ الْمَسْجِدَ وَرَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسٌ فِـيْ نَاحِيَةِ الْمَسْجِدِ ، فَصَلَّـى ثُمَّ جَاءَ فَسَلَّمَ عَلَيْهِ. فَقَالَ لَـهُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : (( وَعَلَيْكَ السَّلَامُ ، اِرْجِعْ فَصَلِّ ؛ فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ (( . فَرَجَعَ فَصَلَّى ثُمَّ جَاءَ فَسَلَّمَ . فَقَالَ : (( وَعَلَيْكَ السَّلَامُ ، اِرْجِعْ فَصَلِّ ؛ فَإِنَّكَ لَمْ تُصَلِّ )). فَقَالَ فِـي الثَّانِيَةِ أَوْ فِـي الَّتِيْ بَعْدَهَا : عَلِّمْنِـيْ يَا رَسُوْلَ اللهِ ! فَقَالَ: (( إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَأَسْبِـغِ الْوُضُوْءَ. ثُمَّ اسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ ، فَكَبِّرْ. ثُمَّ اقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ لَكَ مِنَ الْقُرْآنِ. ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّىٰ تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا. ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّىٰ تَسْتَوِيَ قَائِمًا. ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّىٰ تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا. ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّىٰ تَطْمَئِنَّ جَالِسًا. ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّىٰ تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا. ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّىٰ تَطْمَئِنَّ جَالِسًا. ثُمَّ افْعَلْ ذٰلِكَ فِـيْ صَلَاتِكَ كُلِّهَا

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , bahwa ada seorang laki-laki masuk ke dalam masjid, sementara Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam tengah duduk di sudut masjid. Laki-laki itu shalat. Kemudian ia datang dan mengucapkan salam kepada Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya, “Wa ‘alaikas salâm, ulangi lagi shalatmu karena sesungguhnya engkau belum shalat!” Kemudian laki-laki itu kembali dan melakukan shalat, kemudian datang lagi dan mengucapkan salam, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wa ‘alaikas salâm, ulangi lagi shalatmu karena sesungguhnya engkau belum shalat.” Maka pada kali yang kedua atau ketiga, laki-laki itu berkata, “Ajari aku, wahai Rasûlullâh!” Beliau pun bersabda, “Apabila engkau hendak shalat, maka berwudhu’lah dengan sempurna, kemudian menghadaplah ke arah Kiblat, lalu bertakbirlah. Bacalah ayat-ayat al-Qur-an yang engkau hafal, kemudian ruku’lah sampai engkau thuma`ninah dalam ruku’, kemudian bangkitlah (dari ruku’) hingga engkau berdiri lurus, kemudian sujudlah hingga engkau thuma`ninah dalam sujud, kemudian bangkitlah (dari sujud) hingga engkau thuma`-ninah dalam duduk, kemudian sujudlah hingga engkau thuma`ninah dalam sujud, kemudian bangkitlah (dari sujud) hingga engkau thuma`ninah dalam duduk, kemudian lakukanlah semua itu dalam semua shalatmu.”

Shahih: HR. Al-Bukhâri, no. 757, 793, 6251, 6252, 6667 dan dalam al-Qirâ-ah Khalfal Imâm, no. 114, 115; Muslim, no. 397; Ahmad, II/437; Abu Dawud, no. 856; At-Tirmidzi, no. 303, 2692; An-Nasâ-I, II/124-125; Ibnu Mâjah, no. 1060, 3695; Ibnu Khuzaimah, no. 454, 461, 590; Abu ‘Awanah, II/103-104, 104; Ibnu Abi Syaibah dalam al-Mushannaf, no. 2973; Abu Ya’la, no. 6546, 6591; Ibnu Hibbân, no. 1887–at-Ta’lîqâtul Hisân; al-Baihaqi, II/15, 88, 117, 126, 371-372, 372, dan al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah, no. 552 dari Sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu anhu


Image result for thuma`ninah
Read More

Monday, October 21, 2019

Suruhlah Anak Untuk Shalat Ketika Berumur Tujuh Tahun

8:25 AM 0
Dalam riwayat yang lain, dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhu , ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مُرُوْا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ ، وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا ، وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِيْنَ ، وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ

Suruhlah anak kalian shalat ketika berumur tujuh tahun, dan kalau sudah berusia sepuluh tahun meninggalkan shalat, maka pukullah ia. Dan pisahkanlah tempat tidurnya (antara anak laki-laki dan anak wanita).

Hasan: HR. Abu Dawud, no. 495 dan Ahmad, II/180, 187 dengan sanad hasan, dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya Radhiyallahu anhu. Hadits ini dinilai hasan oleh Imam an-Nawawi dalam al-Majmû’ dan Riyâdhush Shâlihîn. Syaikh al-Albani berkata, “Sanadnya hasan shahih.” Lihat Shahîh Sunan Abi Dawud, II/401-402, no. 509

Setiap kepala rumah tangga, ayah dan ibu, wajib menyuruh anak-anaknya untuk shalat. Wajib memperhatikan orang yang di bawah tanggungannya, agar mereka melaksanakan shalat wajib yang lima waktu.


Image result for Suruhlah Anak Untuk Shalat Ketika Berumur Tujuh Tahun
Read More

Sunday, October 20, 2019

Shalat Itu Tiang Agama

7:10 AM 0
Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

… رَأْسُ الْأَمْرِ الْإِسْلَامُ ، وَعَمُوْدُهُ الصَّلَاةُ ، وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ فِـيْ سَبِيْلِ اللهِ …

… pokok segala urusan adalah Islam, tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah jihad di jalan Allâh …

Shahih: HR. Ahmad, V/231, 237, 245-246; At-Tirmidzi, no. 2616; dan Ibnu Majah, no. 3973

Image result for Shalat Itu Tiang Agama
Read More

Shalat Itu Adalah Cahaya

7:06 AM 0
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

…وَالصَّلَاةُ نُـوْرٌ…

… Dan shalat itu adalah cahaya …

Shalat menjadi cahaya dalam diri seseorang, keluarga dan rumah tangganya, serta cahaya pada hari Kiamat.

Shalat sebagai pembeda antara orang yang benar-benar beriman atau tidak. Shalat juga bisa mendatangkan keberkahan dalam kehidupan dan lainnya.

Image result for Shalat itu cahaya
Read More

Sebaik-Baik Amal Kalian Adalah Shalat

6:50 AM 0
Dari Tsaubân Radhiyallahu anhu ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

سَدِّدُوْا ، وَقَارِبُوْا ، وَاعْمَلُوْا ، وَاعْلَمُوْا أَنَّ خَيْـرَ أَعْمَالِكُمُ الصَّلَاةُ وَلَا يُـحَافِظُ عَلَى الْوُضُوْءِ إِلَّا مُؤْمِنٌ

Berlaku tepatlah sesuai kebenaran, (berusahalah) mendekati kebenaran, dan beramallâh. Dan ketahuilah bahwa sebaik-baik amal kalian adalah shalat.Dan tidaklah menjaga wudhu’, melainkan seorang Mukmin.

Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh Ahmad (V/282); Ad-Dârimi (I/168); Ibnu Hibbân (no. 1034-at-Ta’lîqâtul Hisân dan no.164-Mawâriduzh Zham-ân); Ibnu Nashr al-Marwazi dalam Ta’zhîm Qadris Shalâh (no. 167); Dan lainnya. Lihat Silsilah al-Ahâdîts ash-Shahîhah, no. 115.

Image result for Sebaik-Baik Amal Kalian Adalah Shalat
Read More

Berusahalah Untuk Selalu Lurus, Benar Dan Istiqamah

5:44 AM 0
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ ! إِنَّكُمْ لَنْ تَفْعَلُوْا – أَوْ لَنْ تُطِيْقُوْا – كُلَّ مَا أُمِرْتُمْ بِهِ ، وَلٰكِنْ سَدِّدُوْا وَأَبْشِرُوْا

Wahai manusia! Sesungguhnya kalian tidak akan dapat melaksanakan dan tidak akan mampu melaksanakan semua yang diperintahkan (oleh agama) kepada kalian, akan tetapi berusahalah untuk benar dan bergembiralah (dengan pahala amalan kalian)

Hasan: HR. Abu Dawud, no. 1096 dan Ahmad, IV/212, ini lafazhnya. Hadits ini dinilai hasan oleh Syaikh al-Albani dalam Irwâ`ul Ghalîl, no. 616

Image result for istiqamah
Read More

Sunday, December 30, 2018

Kerusakan Pada Dien Seorang Muslim Dengan Sebab Ambisi Terhadap Harta Dan Kehormatan Di Dunia

9:48 AM 0
Dari Ka’ab bin Malik Al-Anshari Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
 
مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلاَ فِي غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ
 
“Dua ekor serigala yang lapar kemudian dilepas, menuju seekor kambing, (maka kerusakan yang terjadi pada kambing itu) tidak lebih besar dibandingkan dengan kerusakan pada agama seseorang yang ditimbulkan akibat ambisi terhadap harta dan kehormatan”

[HR. Ahmad, Nasa’i, Tirmidzi dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya, Imam Tirmidzi berkata (tentang) hadits ini: “Hasan shahih”. Muhammad Shubhi Hasan Hallaq menyatakan: “Hadits ini telah dishahihkan oleh Tirmidzi, Ibnu Hibban, Al-Albani dan selain mereka.].

  
@ Orang yang berambisi terhadap harta dan kehormatan (dunia) tidak akan selamat dari keutuhan keislamannya, kecuali sedikit orang yang selamat.

@  Peringatan keras dari bahaya ambisi terhadap harta dan kehormatan di dunia.

Image result for ambisi 
Read More

Saturday, September 22, 2018

Di Antara Manusia Ada Yang Menjadi Pembuka Kebaikan Dan Pembuka Keburukan

5:05 AM 0

Dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ مِنَ النَّاسِ مَفَاتِيحَ لِلْخَيْرِ، مَغَالِيقَ لِلشَّرِّ، وَإِنَّ مِنَ النَّاسِ مَفَاتِيحَ لِلشَّرِّ مَغَالِيقَ لِلْخَيْرِ، فَطُوبَى لِمَنْ جَعَلَ اللَّهُ مَفَاتِيحَ الْخَيْرِ عَلَى يَدَيْهِ، وَوَيْلٌ لِمَنْ جَعَلَ اللَّهُ مَفَاتِيحَ الشَّرِّ عَلَى يَدَيْهِ

“Sesungguhnya di antara manusia ada yang menjadi pembuka kebaikan dan penutup pintu keburukan. Dan sesungguhnya di antara manusia ada yang menjadi pembuka keburukan dan penutup kebaikan. Berbahagialah orang-orang yang Allah jadikan sebagai pembuka kebaikan melalui tangannya. Dan celakalah orang-orang yang Allah jadikan sebagai pembuka keburukan melalui tangannya.” (HR. Ibnu Majah no. 237, Ibnu Abi ‘Ashim dalam As-Sunnah no. 297, Ath-Thayalisi dalam Al-Musnad no. 2082 dan Al-Baihaqi Syu’abul Iman no. 298. Dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 1332)
Hadits riwayat Abu Hurarirah radhiyallahu ‘anhu berikut ini.

Abu Hurarirah radhiyallahu ‘anhu berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati sekelompok orang yang sedang duduk. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِكُمْ مِنْ شَرِّكُمْ؟

“Maukah aku kabarkan kepada kalian orang yang terbaik di antara yang terburuk di antara kalian?” 

Mereka pun terdiam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengulangi pertanyaan tersebut sampai tiga kali. Kemudian mereka pun menjawab, “Iya, wahai Rasulullah! Kabarkanlah kepada kami siapakah orang yang terbaik di antara yang terburuk di antara kami.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bersabda, 

خَيْرُكُمْ مَنْ يُرْجَى خَيْرُهُ وَيُؤْمَنُ شَرُّهُ، وَشَرُّكُمْ مَنْ لَا يُرْجَى خَيْرُهُ وَلَا يُؤْمَنُ شَرُّهُ
 
“Manusia terbaik di antara kalian adalah yang diharapkan kebaikannya dan orang lain merasa aman dari gangguannya. Manusia terburuk di antara kalian adalah yang tidak diharapkan kebaikannya dan orang lain juga tidak merasa aman dari gangguannya.” (HR. Tirmidzi no. 2263, Ahmad no. 8812, dan Ibnu Hibban no. 528. Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 2603).

 
Image result for open door
Read More

Saturday, August 18, 2018

Perkara Yang Paling Ditakutkan Menimpa Umat Islam Adalah Munafik Yang Pandai Bicara

10:41 AM 0
Dari Umar Ibnu Khaththab radhiallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي كُلُّ مُنَافِقٍ عَلِيمُ اللِّسَانِ
“Sesungguhnya dari perkara yang paling aku takutkan menimpa umatku adalah munafik yang pandai bicara.” 
(HR. Ahmad no. 145 dan diriwayatkan pula dari sahabat ‘Imran bin Hushain radhiallahu ‘anhu dengan sanad yang sahih. Lihat Shahih at-Targhib wat Targhib no. 132)
Image result for bicara
Read More

Sunday, July 15, 2018

Memperbanyak Istighfar Mendapatkan Rezeki

2:33 AM 0
Allâh Azza wa Jalla berfirman,

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ﴿١٠﴾ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا ﴿١١﴾ وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Rabbmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. [Nûh/ 71: 10-12]

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا

dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabbmu dan bertaubat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu… [Hûd/ 11: 3]

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَكْثَرَ مِنَ الِاسْتِغْفَارِ جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Barangsiapa yang memperbanyak istighfar, Allâh Azza wa Jalla akan menjadikan baginya kelapangan dari setiap kegundahan; dan jalan keluar dari setiap kesempitan. Dan Allâh Azza wa Jalla akan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.[Musnad Ahmad, no. 2234. Syaikh Ahmad Syakir berkata, “Isnadnya shahih.”]

Limpahan rezeki tersebut terwujud dalam guyuran hujan yang menyemaikan kesuburan, membanyakkan harta dan anak-anak serta melimpahkan kucuran rezeki, dan menebarkan berbagai sumber dan mata air yang menjadi sarana kesuburan negeri mereka.

Allâh Azza wa Jalla akan membukakan baginya jalan dari berbagai kesempitan dan kegundahan, serta akan dilimpahkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Image result for Istighfar
Read More

Tuesday, March 13, 2018

Akhlak Yang Baik Merupakan Konsekuensi Iman Yang Benar

11:08 PM 0
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, 

“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya dan sebaik-sebaik kamu adalah orang yang paling baik kepada istrinya”

HR. At-Tirmidzi, 3/466; Ahmad, 2/250 dan Ibnu Hibban, 9/483. Hadits dinyatakan shahih oleh Imam at-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Syaikh al-Albani.

Image result for akhlak baik
Read More

Wednesday, November 29, 2017

Menggambar Wajah Orang Shalih Merupakan Makhluk Paling Jelek Di Hadapan Allah

6:09 PM 0
Beberapa istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, seperti Maimunah dan Ummu Salamah pernah berhijrah ke Habasyah (Ethyopia) ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masih di Mekah.
Ketika mereka di Madinah, Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha bercerita kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai gereja yang mereka lihat di Habasyah. Di sana ada gereja Mariyah. Ummu Salamah bercerita, di dalam gereja itu ada banyak gambar-gambar tokoh nasrani.
Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أُولَئِكَ قَوْمٌ إِذَا مَاتَ فِيهِمُ الْعَبْدُ الصَّالِحُ – أَوِ الرَّجُلُ الصَّالِحُ – بَنَوْا عَلَى قَبْرِهِ مَسْجِدًا ، وَصَوَّرُوا فِيهِ تِلْكَ الصُّوَرَ ، أُولَئِكَ شِرَارُ الْخَلْقِ عِنْدَ اللَّهِ
Mereka adalah sekelompok masyarakat yang apabila ada orang soleh di antara mereka yang meninggal, maka mereka akan membangun masjid di dekat kuburannya dan menggambar wajah orang soleh itu. Merekalah makhluk paling jelek di hadapan Allah. (HR. Bukhari 434, Ahmad 24984 dan lainnya)
Read More

Thursday, November 23, 2017

Orang Tua, Pintu Surga Paling Tengah

5:53 PM 0
Dari Abu Darda Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ
Orang tua adalah pintu surga paling tengah. Kalian bisa sia-siakan pintu itu, atau kalian bisa menjaganya. (HR. Ahmad 28276, Turmudzi 2022, Ibn Majah 3794, dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).
Read More

Sunday, November 12, 2017

Inti Taubat Adalah Menyesali Kesalahan

10:03 PM 0
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
النَّدَمُ تَوْبَةٌ
Penyesalan adalah hakekat taubat. (HR. Ahmad 3568, Ibn Majah 4252 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).
Image result for nyesel
Read More

Post Top Ad

Your Ad Spot